Anak Anda Sering TERBANGUN SAAT TIDUR? Khususnya Saat Malam Hari ?

Hati–Hati, Hal Tersebut Sangat Berdampak Bagi Perkembangan Anak Anda.

FAKTA SEPUTAR INSOMNIA PADA ANAK

Anak-anak usia 6 sampai 12 tahun umumnya membutuhkan sekitar 10-11 jam tidur setiap malam. Nah, sama seperti orang dewasa, insomnia pada anak ditandai dengan anak sulit tidur, sulit tidur nyenyak, atau keduanya sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan tidurnya.

 

Anak yang sulit tidur juga mungkin mengeluh lelah sepanjang hari atau ketiduran di kelas, padahal sebenarnya sudah cukup tidur semalam. Diperkirakan sekitar 25% anak akan mengalami kesulitan tidur setidaknya sekali semasa kecil mereka.

Kebutuhan tidur normal pada anak :

usia 1-4 bulan : 15 – 16 jam per hari

usia 4-12 bulan : 14 – 15  jam per hari

usia 1-3 tahun : 12 – 14 jam per hari

usia 3-6 tahunn :  10 – 12 jam per hari

usia 7-12 tahunn : 10  – 11 jam per hari

usia 12-18 tahun :  8 – 9 jam per hari

PENYEBAB INSOMNIA PADA ANAK

1. Anak takut tidur sendirian.

Anak-anak yang baru mulai belajar tidur sendiri lebih rentan mengalami insomnia. Anak-anak ini biasanya membutuhkan ditemani oleh orangtuanya (salah satu atau keduanya), boneka kesayangan, atau aktivitas favorit untuk memulai tidur (misalnya harus dibacakan cerita). Yang lainnya mungkin butuh untuk dininabobokan, ditimang, dipeluk, atau diberikan susu botol.

Ketika anak terbangun sendirian di tengah malam (entah karena haus atau mimpi buruk), ia mungkin ketakutan dan cemas sehingga tidak dapat kembali tidur tanpa adanya orangtua di sampingnya. Selain itu, anak-anak mungkin juga belum terbiasa dengan perubahan lingkungan tidur yang drastis. Hal inilah yang membuat mereka menghubungkan waktu tidur dengan waktu yang tidak menyenangkan.

2. Anak tidak mau tidur.

Kebanyakan anak sulit tidur karena orangtua yang gagal menetapkan jadwal tidur yang tepat. Banyak orangtua sudah menyuruh anaknya untuk tidur terlalu cepat padahal mereka belum mereka siap untuk tidur atau sudah terlalu lama tidur siang. Tubuh belum memproduksi hormon melatonin dalam jumlah cukup untuk membuatnya tertidur. Anak yang dipaksa tidur terlalu cepat akan mudah merasa bosan, sehingga memicu anak untuk memikirkan hal-hal yang membuatnya takut atau malah mencari pelampiasan lain.

3. Stres.

Sama seperti orang dewasa, stres juga bisa menjadi penyebab anak sulit tidur. Stres bisa anak dapatkan dari lingkungannya, seperti ada masalah dengan teman, memikirkan tentang ujian sekolah, atau tentang aktivitas yang telah ia lakukan. Anak-anak gampang merasa cemas dan khawatir, lebih dari yang Anda pikirkan. Kecemasan berlebih dapat memicu insomnia, baik pada orang dewasa maupun anak.

4. Kelebihan kafein.

Meski mungkin tidak disadari, banyak minuman anak-anak, seperti soda, mengandung banyak kafein yang bisa menyebabkan anak sulit tidur.

5. Mengunakan gadget yang berlebihan.

Di jaman yang serba digital ini banyak sekali orangtua yang memberikan gadget kepada anaknya di usia yang belum saatnya, ini menyebabkan sang anak bisa ketergantungan terhadap gadget. Dan apabila sudah ketergantungan, sangat sulit sekali untuk dilepas. Ini yang menyebabkan anak menjadi enggan untuk tidur.

AKIBAT BURUK INSOMNIA YANG BISA ANAK ANDA ALAMI

1. Kurang konsentrasi.

 

Kurang tidur akan menyebabkan kelelahan pada anak dan ia tak akan bisa fokus dengan baik pada pelajaran yang penting. Kurang tidur dapat menyebabkan anak mudah tersinggung atau perilaku yang cenderung hiperaktif, sehingga sulit bagi anak-anak untuk berkonsentrasi di sekolah.

 

2. Penurunan IQ.

 

Para peneliti di University of Virginia menemukan anak-anak yang menderita insomnia mengalami penurunan kecerdasan. Mereka juga dapat skor nilai lebih rendah di sekolah dan mungkin tidak mampu mengembangkan hubungan baik dengan teman sebaya. Para ahli berpendapat bahwa tidur bisa melindungi memori ingatan dari gangguan. Semakin cepat Anda tidur setelah belajar untuk ujian, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengingatnya nanti

 

3. Masalah emosional.

 

Kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres kortisol. Akibatnya bisa terjadi masalah yang berkaitan dengan depresi dan kecemasan. Hal ini dapat membuat anak merasa sedih, marah, lelah, mual dan khawatir sepanjang waktu. Karena dia hanya seorang anak, jadi sulit baginya untuk dapat mengetahui bagaimana menangani emosi-emosi negatif. Anak hanya bisa menangis, kehilangan semua harapan dan kepercayaan diri. Ketakutan mungkin mulai bersarang di dalam pikirannya

Masalah Berat Badan.

 

4. Penurunan fungsi organ tubuh.

 

Kurang tidur mengakibatkan kelelahan dan bisa membuat fungsi organ anak Anda menurun sebelum waktunya, hal tersebut yang membuat jaman sekarang ini banyak anak umur yang baru berumur 10-20 tahun mengalami penyakit parah, yang dulu biasanya dialami orang-orang yang berumur di atas 45-50 tahun.

 

5. Diabetes.

 

Ini adalah satu lagi efek buruk dari kurang tidur pada anak. Kurang tidur pada anak mempengaruhi penyerapan glukosa. Berkurangnya dua jam waktu tidur per malam untuk satu minggu berkaitan dapat mempengaruhi resistensi insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes. Risiko obesitas karena kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari.

6. Anda sendiri juga akan kurang tidur/insomnia.

Apalagi bila si kecil baru berusia di bawah 3 tahun, mereka sering kali terbangun tengah malam, yang membuat Anda juga terbangun tengah malam. Dan otomatis semua resiko di atas juga bisa menimpa Anda! Jangan sampai terjadi yaa...

“Bayangkan kalau Anak Anda mengalami penyakit insomnia yang berlarut-larut. Bukan hanya masalah tidak bisa tidur saja, tapi banyak sekali dampak negatif yang akan terjadi pada anak, ditambah sebagai orangtau pasti tidak tenang apabila anak nya masih terus-terusan  mengalami Insomnia. Oleh karena itu penyakit Insomnia tidak bisa diremehkan, harus segera diatasi sebelum terjadi hal-hal yang tidak Anda inginkan. Mau sampai kapan Anda & Anak Anda tidak tenang karena terkena Insomnia?

LALU, BAGAIMANA SOLUSI MENGATASI INSOMNIA PADA ANAK?

1. Bacakan dongeng

Anak-anak sangat menyukai cerita atau dongeng biasanya setelah di bacakan dongeng mereka akan merasa mengantuk dan berkhayal tentang cerita yang Anda bacakan. Oleh karena itu temani anak Anda sebelum tidur dengan membacakan dongeng yang menarik.

 

2. Mainan

Penanganan insomnia pada anak yang kedua adalah dengan memberikan mainan/boneka sebagai teman tidurnya ini akan membuat sang anak merasa aman dan tidak sendirian sebab biasanya anak-anak jika tidur sendiri akan merasa takut.

 

3. Lampu tidur

Cara yang ketiga adalah dengan memberikan lampu tidur yang tepat, kenapa lampu tidur? Sebab nyala lampu tidur yang sedikit remang-remang tidak akan mengganggu tidur anak. Coba bayangkan jika anda memberikan lampu yang terang ini justru akan mengganggu tidur sang anak.

 

4. Pola tidur

Mengatur pola tidur anak bisa membantu mengatasi insomnia. Anda harus konsisten mengatur tidur anak pada jam berapa anak Anda harus sudah tertidur jika ini anda lakukan dengan rutin akan membiasakan sang anak untuk tidur tepat waktu.

 

5. Dokter anak

Anda tidak ada salahnya berkonsultasi kepada dokter anak jika memang insomnia yang di alami anak Anda sudah mengkhawatirkan, dokter akan memberikan penanganan dan saran yang tepat kepada Anda untuk membantu mengatasi susah tidur yang di alami anak Anda.

 

6. Stop TV dan video game

Salah satu penyebab anak Anda susah tidur adalah televisi atau video game, karena saking asiknya mereka bermain video game membuat anak anda lupa tentang waktu tidurnya. Untuk hal ini anda harus tegas jika memang waktunya bagi sang anak tidur maka Anda harus menasehatinya.

 

7. Meminimalkan stress

Cara yang terakhir adalah dengan meminimalkan stress yang terjadi pada anak Anda. Tidak bisa di pungkiri bahwa stress bisa mengganggu tidur anak bahkan orang dewasa juga bisa terganggu tidurnya, untuk hal ini sebaiknya Anda lebih memperhatikan kondisi perasaan dan mental sang anak.

Namun Memang Harus Diakui Beberapa Hal Diatas Sulit Dilakukan Jaman Sekarang,

Sehingga Masalah Sulit Tidur Pun Terus Terjadi...

Nah Tahukah Anda Ada Solusi Praktis & Alami Tanpa Bahan-Bahan Kimia Yang Bisa Membantu Anak Anda Mengatasi Insomnia ?

Tanaman LAVENDER Sudah Terkenal Dari Jaman Dahulu Dengan Segala Kebaikannya, Kegunaan Utamanya Adalah Berfungsi Untuk Menyeimbangkan, Menormalkan Fungsi Tubuh dan Memberikan Efek Relaksasi.

ESSENTIAL OIL adalah KONSENTRAT TUMBUHAN ALAMI.

Dibutuhkan 3 Kg bunga Lavender

Untuk Menghasilkan 10 ml Lavender Oil

Insomnia Hilang Dengan Cara

Praktis & Alami ?

Dengan Menggunakan 100% Essential Oil Murni, Artinya :

  1. Sama dengan Anda mengkonsumsi buah dan sayuran alami dengan kandungan lebih tinggi

2. Sama dengan Anda mengurangi resiko tersembunyi dibalik konsumsi obat berbahan kimia

3. Sama dengan Anda memperkuat sistem kekebalan tubuh

Mencari Lavender Essential Oil Kualitas Terbaik

Dengan Harga Lebih Bersahabat ?

(Bukan MLM)

 

ESSENZO Solusinya!

 

100% Alami Tanpa Bahan Kimia.

Manfaat Lain dari Lavender Essential Oil :

Insomnia Hilang Dengan Cara Praktis & Alami ?

Jadi, Mana Cara Yang Anda Pilih Untuk Mengatasi Insomnia Pada Anak ?

MULAILAH HIDUP SEHAT DARI SEKARANG DENGAN

ALAMI (100% natural)

PRAKTIS (hirup dan oles)

HEMAT (cukup 1-2 tetes)

MUDAH DIBAWA KEMANAPUN

Cara Praktis Menggunakan Essential Oil :

Temukan Kebaikan Lain dari Lavender Essential Oil DISINI :

www.essenzo.co

Mau Mendapatkan Harga Reseller?

Konsultasi / Tanya Jawab Via WA?

copyright2018 - www.essenzo.co