Mau berbagai tips menjaga kesehatan dengan Praktis dan Alami ?

Sebenarnya apa sih yang Anda rasakan ketika Anda mengalami masalah tersebut? 

  • Kesal karena kebutuhan ASI anak tidak terpenuhi?

  • Malas beraktifitas karena fokus untuk meningkatkan nutrisi ASI?

  • Lebih mudah lelah?

  • Muncul kerutan di wajah karena kurang memperhatikan diri?

  • Tidak nyaman berlama-lama bertemu orang?

  • Pekerjaan rumah jadi terbengkalai?

Kebutuhan Nutrisi ASI Anak Anda Terhambat? Sudah Konsumsi Banyak Sayuran dan Air Putih Namun Belum Optimal? Ingin Memberikan Yang Terbaik Namun Selalu Mentok Kondisi ASI?

Sudah Coba Berbagai Hal Namun Hasilnya Sama Saja?

(Praktekkan tips dari kami, Kamu bisa merasakan manfaatnya dalam 2-3 hari saja)

PENYEBAB KURANGNYA INTENSITAS ASI

1. Laktasi yang tertunda.

Tidak semua ibu bisa langsung menyusui ketika bayinya lahir. Beberapa ibu harus menunggu beberapa hari hingga ASI-nya bisa keluar. Itupun seringkali hanya sedikit. Dalam dunia medis, hal ini disebut laktasi yang tertunda.

Laktasi yang tertunda adalah salah satu penyebab ASI sedikit yang sering terjadi. Namun, keterlambatan ini bukan berarti ASI Bunda akan selalu sedikit atau tidak memproduksi ASI sama sekali.

Seringkali, karena ASI tidak langsung keluar, ibu menjadi khawatir hingga akhirnya stres. Stres inilah yang kemudian menghambat ASI keluar. Itu sebabnya, sebaiknya Bunda jangan cemas berlebihan. Mintalah bantuan konsultan laktasi jika perlu. Serta konsumsi makanan yang bisa memperbanyak produksi ASI.

 

2. Pelekatan yang tidak sempurna.

Pelekatan yang tidak sempurna membuat bayi tidak bisa menyusu dengan baik. Cobalah berbagai posisi menyusui yang berbeda untuk membantu bayi melekat di payudara ibu dengan sempurna. Bunda juga bisa meminta bantuan bidan atau konsultan laktasi.

Bunda juga bisa mencoba melekatkan payudara selagi bayi tidur. Cara ini akan membuat bayi melakukan gerakan menyedot walaupun sedang tidur. Selain melatih bayi, hal ini juga bisa meningkatkan produksi ASI.

3. Obat-obatan.

Obat-obatan hormonal seperti pil KB dan suntik KB bisa memengaruhi produksi ASI saat ibu masih menyusui. Termasuk penggunaan IUD juga bisa menurunkan produksi ASI. Selain itu, kondisi zat besi yang kurang dan hipertensi selama kehamilan juga menurunkan kuantitas ASI.

4.  Gangguan hormon.

Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi hormon prolaktin yang dihasilkan tubuh ibu saat hamil dan setelah bayi lahir. Bila sebelumnya Bunda pernah mengalami masalah hormon, atau butuh perawatan kesuburan agar bisa hamil, kemungkinan besar Bunda akan mengalami masalah ASI sedikit.

Beberapa kondisi gangguan hormon yang membuat ASI keluar sedikit.

  • Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), yakni indung telur yang memproduksi lebih banyak hormon laki-laki dibanding hormon perempuan. Ini memengaruhi ovulasi dan produksi ASI.

  • Cacat Luteal. Tubuh Bunda memproduksi hormon yang tidak diperlukan saat ovulasi hingga menyebabkan IGT.

  • Gangguan Tiroid. Penyakit tiroid menganggu produksi hormon untuk menghasilkan ASI.   

  • Diabetes Gestasional. Kondisi diabetes memengaruhi suplai ASI. Disarankan untuk rajin cek gula darah.

  • Obesitas.

LALU, BAGAIMANA SOLUSI MENGATASI JERAWAT?

Namun Memang Harus Diakui 3 Hal Tersebut Sangat Sulit Dilakukan di Jaman Sekarang

 

Sehingga Jerawat Pun Semakin Sulit Untuk Hilang...

LALU, BAGAIMANA SOLUSI MENGATASI MASALAH SUMBER NUTRISI ASI?

menjaga kualitas istirahat

Menjadi orangtua baru pasti tidak mudah saat dijalani apalagi saat di malam hari. Si Kecil yang sering rewel membuat kualitas tidur Mama semakin memburuk. Padahal jika ini terus terjadi, produksi ASI tidak akan stabil bahkan tidak bisa keluar sama sekali. 

Untuk mengatasi ini, Mama harus bisa mempergunakan waktu sebaik-baiknya dan berusaha istirahat yang cukup. Sempatkanlah untuk tidur saat si Kecil sedang tidur. 

Kurangi kegiatan yang tidak perlu termasuk untuk pergi ke luar rumah, aturlah jadwal tidur dengan tepat agar bisa memperbanyak produksi ASI.

Mengelola stres.

Terlalu stres karena ASI tidak keluar hanya akan membuat produksi ASI benar-benar berkurang dan tidak terproduksi dengan baik. Pastikan kalau kondisi diri sendiri sehat secara fisik maupun mental agar tetap dapat memproduksi ASI. 

Jika terlalu stres dengan pekerjaan rumah, mintalah bantuan pasangan agar bisa mengurangi beban yang ada. 

Perlu diingat kalau banyak pikiran hanya akan membuat ASI menjadi terhambat dan tidak lancar. Berusahalah untuk pintar dalam mengelola stres agar lebih rileks tanpa harus memikirkan beban hidup. 

Itulah beberapa cara memperbanyak ASI secara alami, ini sangat berguna untuk memproduksi ASI lebih lancar. 

Mengonsumsi Makanan yang Sehat

Mengonsumsi makanan yang sehat bisa menjadi salah satu cara meningkatkan produksi ASI bagi ibu hamil. Bagaimanapun juga ibu perlu mencukupi kebutuhan nutrisinya supaya bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Beberapa makanan sehat yang disarankan untuk dikonsumsi ibu menyusui adalah salmon, bayam, brokoli, kacang hijau, nasi merah, dan yogurt.

Namun Memang Harus Diakui 3 Hal Tersebut Sangat Sulit Dilakukan di Jaman Sekarang

 

Sehingga Meningkatkan Nutrisi ASI Semakin Sulit Didapatkan...

Nah Tahukah Kamu, Ada Solusi Praktis & Alami Tanpa Bahan-Bahan Kimia Yang Bisa Membantu Meningkatkan Sumber Nutrisi dan Jumlah ASI Dalam Waktu 2-3 Hari ?

Berdasarkan Hasil Uji Klinis, diungkap bahwa Ekstrak Daun Katuk merupakan salah satu tanaman herbal terbaik untuk Meningkatkan Sumber Nutrisi dan Jumlah ASI. Keunggulan Madu Preggo dalam meningkatkan sumber nutrisi dan jumlah ASI adalah :

 

Caranya yang PRAKTIS, efeknya yang SANGAT CEPAT & tidak ada efek samping (ALAMI).

*Berikut ini adalah beberapa artikel & penjelasan tentang Preggo Honey dari sumber yang terpercaya

Daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) adalah tanaman dengan berbagai manfaat salah satunya yaitu memperlancar ASI. Review oleh A. J. A. Petrus yang diterbitkan oleh Asian Journal of Chemistry menjelaskan bahwa fungsi daun katuk melancarkan ASI terkait dengan kandungan galactagogue yang terdapat di dalamnya. Galactagogue adalah senyawa yang dapat memicu peningkatan produksi ASI.

Nyatanya daun katuk memiliki kandungan vitamin C lebih besar daripada buah jeruk. Tidak hanya itu, kalium yang terdapat pada daun katuk juga 3 kali lebih besar jika dibandingkan dengan kandungan kalium pada buah pisang. Daun katuk memiliki kandungan protein yang cukup baik untuk pertumbuhan jaringan, plasenta, dan juga otak bayi dalam kandungan. Selain itu, daun katuk juga memiliki kandungan zat besi dan vitamin E yang cukup baik untuk kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Mau Meningkatkan Nutrisi dan Intensitas ASI Dengan Cara Praktis & Alami Dalam 2-3 Hari?

Essenzo Preggo Memiliki Kualitas Terbaik Dengan Harga Lebih Bersahabat ? (Bukan MLM)

ESSENZO Solusinya! 100% Alami Tanpa Bahan Kimia.

"PROMO BULAN INI : Ketika Kamu Menjadi Reseller Essenzo, Kamu akan Mendapatkan

GRATIS Membership Akademi Bisnis Digital (ABDi) Seumur Hidup!"

(Kamu akan diajarkan bisnis online dengan cara yang sederhana & menyenangkan walaupun kamu gaptek, tidak punya produk & tanpa harus mengeluarkan uang juta-jutaan!)

MULAILAH HIDUP SEHAT DARI SEKARANG DENGAN

ALAMI (100% natural)

PRAKTIS (Konsumsi langsung)

HEMAT (cukup 2-3 sendok teh)

Aman & Cepat Reaksinya

Mau Mendapatkan Diskon Reseller?

Konsultasi / Tanya Jawab Via WA?

COPYRIGHT2018 - WWW.ESSENZO.CO.ID

PENAWARAN TERBATAS BULAN INI!

Setelah Anda mengisi data nama & email dengan benar, Anda akan mendapatkan kesempatan Diskon Reseller dari Essenzo & Gratis Membership ABDi seumur hidup!

*Data yang Anda berikan kami jamin kerahasiaannya 100% aman :)

COPYRIGHT2018 - WWW.ESSENZO.CO.ID